Tips Meminjamkan Uang ke Teman agar Kembali Tepat Waktu

9/10/23, 7:32 AM
Tips Meminjamkan Uang ke Teman agar Kembali Tepat Waktu

Tips meminjamkan uang ke teman ini dapat menjadi pertimbangan dasar sebelum memberikan pinjaman. Pasalnya, teman yang dekat dengan kita pun bisa lupa mengembalikan uang.

Kita yang mau menagih, merasa dilema antara kalau menagih nanti tidak enak dan kalau tidak ditagih teman lupa.

Apalagi kalau teman sudah mengeluarkan kata-kata sakti seperti pinjam dulu seratus. Seakan-akan kita menjadi terhipnotis dengan ucapannya. Kemudian memberikan pinjaman seratus dulu yang pada akhirnya tidak pernah kembali.

Sebenarnya, menolak meminjamkan uang dalam Islam itu boleh. Terutama kalau teman yang meminjam itu tidak jujur atau tidak bisa kita percaya berdasarkan pengalaman sebelumnya.

Pada kesempatan kali ini, APK Modis akan memberikan beberapa pertimbangan sebelum meminjamkan uang ke teman, keluarga, dan pihak lain. Hal ini guna menjaga hubungan sosial serta kestabilan finansial Anda sendiri.

Tips Meminjamkan Uang ke Teman agar Kembali Tepat Waktu

Pihak lain selalu saja mempunyai alasan yang tepat untuk pinjam uang ke teman. Entah bagaimana teman akan bercerita kepada kita tentang kesulitan atau kesedihan. Kemudian memberi harapan dengan kabar akan mendapatkan uang bulan depan.

Setelah semua itu, teman kita lantas mengatakan mau meminjam uang. Kita yang terlanjur terbuai dengan retorika tersebut merasa tidak enak kalau menolaknya.

Sebenarnya, kita berhak menjadi orang yang tegas, terlebih mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

1. Kemampuan Peminjam untuk Mengembalikan Uang

Kita boleh menolak meminjamkan uang jika si peminjam tidak mampu mengembalikannya dalam jangka waktu tertentu. Untuk melihat mampu tidaknya teman kita, tentu Anda sudah mengenal betul bagaimana keadaannya. Apakah ia mempunyai pekerjaan, apakah mempunyai kebiasaan negatif, atau hal lainnya.

Latar belakang serta kejelasan teman Anda sangat penting di sini. Kalau itu merupakan teman yang baru Anda kenal, sebaiknya berhati-hati, bisa jadi merupakan modus penipuan baru. Pastikan bahwa Anda tahu bagaimana keadaan teman, tempat tinggalnya, keluarganya, dan sebagainya.

2. Apakah Meminjamkan Uang akan Mengakibatkan Kerugian Finansial untuk Anda?

Jika meminjamkan uang kepada teman dengan nilai tertentu mengakibatkan kerugian dan goyahnya perekonomian, Anda juga bisa menolaknya. Alternatif lainnya dengan menawarkan nilai pinjaman yang tidak terlalu memberatkan. Sederhananya, kalau uang itu dipinjam teman maka tidak berakibat apa-apa pada finansial Anda.

Tetapi kalau ingin meminjamkan dengan jumlah besar, ambil contoh 20 juta. Tidak ada salahnya Anda membuat Surat Perjanjian Utang-Piutang dengan jaminan dan saksi. Surat itu mendapat tanda tangan Anda sebagai pihak yang meminjamkan, teman Anda sebagai penerima pinjaman, dan para saksi yang hadir.

Hal ini untuk menghindari keadaan buruk seperti teman Anda kabur atau tidak mau membayar. Sekaligus sebagai bukti keseriusan niat baik teman Anda yang meminjam. Bahwa adanya surat itu, ia memiliki itikad baik mengembalikan.

3. Tips Meminjamkan Uang ke Teman yang Jujur

Pertimbangkan dan pastikan bahwa teman Anda itu jujur. Kalau tidak jujur, alih-alih uang kembali, mungkin Anda harus ikhlas dan rela. Ini bisa Anda lihat dari pengalaman sebelumnya, apakah teman Anda pernah meminjam dan lunas tepat waktu atau sebaliknya.

Alasan meminjam uang yang tidak jelas bisa Anda pertanyakan. Apakah benar begitu, atau hanya akal-akalan belaka? Anda dapat juga menawarkan bantuan selain pinjaman uang sesuai dengan kebutuhan teman.

Sebagai contoh, teman Anda ingin pinjam uang untuk makan. Anda bahkan bisa mengundang teman itu datang ke rumah untuk makan gratis, tanpa perlu utang sama sekali. Itu kalau memang benar-benar pinjam uang untuk makan, ya.

4. Penggunaan Uang Pinjaman Mendesak atau Tidak

Apa tujuan teman Anda meminjam uang? Apakah untuk hal yang baik dan positif atau hal negatif? Ini juga penting Anda jadikan sebagai pertimbangan sebelum memberikan pinjaman. Misalnya, teman Anda pinjam uang karena terjerat pinjol, pada posisi ini Anda bisa membantunya karena itu keadaan darurat.

Namun sebelum memberikan pinjaman, pastikan bahwa teman Anda dapat dipercaya mampu mengembalikan pinjaman kepada Anda terlebih dulu. Atau Anda bisa membantu dengan cara membeli barang teman Anda untuk membantu ekonominya.

Kalau meminjam hanya untuk memenuhi keinginan hedonis mereka, alangkah bijak menolak dengan sopan. Karena alasan pinjam uang untuk beli HP terbaru, upgrade motor, atau untuk kegiatan negatif sama sekali tidak mendesak.

5. Pertimbangkan Solusi Selain Pinjam Uang

Ada banyak solusi untuk membantu teman Anda yang tengah berada pada kesulitan keuangan. Ini akan lebih berguna ke depannya, seperti dengan menawarkan pekerjaan untuknya. Sehingga, teman yang semula menganggur jadi punya sumber pemasukan sendiri.

Tips meminjamkan uang ke teman dengan solusi lain cukup efektif, apalagi Anda mempunyai kemampuan untuk melakukannya. Teman, keluarga, dan orang-orang di sekeliling membutuhkan orang baik seperti Anda.

Itulah beberapa pertimbangan dan tips meminjamkan uang ke teman. Pada akhirnya, pilih menolak atau memberikan pinjaman sama-sama baiknya, tergantung pertimbangan Anda sendiri.