Berikut Fakta Teknologi AI yang Jarang Diketahui

7/14/23, 2:52 PM
Berikut Fakta Teknologi AI yang Jarang Diketahui

Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan kecerdasan buatan atau AI. Terlebih di tahun 2030 Indonesia telah diprediksi menjadi salah satu negara yang unggul di bidang AI. Tidak hanya itu, Presiden Jokowi pun mengungkapkan jika Indonesia berpeluang memenangkan persaingan bisnis yaitu dengan menguasai teknologi AI.

Seiring dengan program Indonesia menjadi negara maju di tahun 2015, bisnis apa saja perlu segera mengawali langkah pengimplementasian AI dari sekarang. Penerapan AI gencar dilakukan pada beberapa industri, misalnya pemerintahan, perbankan, retail dan manufaktur.

Biasanya, AI digunakan untuk mendeteksi fraud maupun pelanggaran keamanan, asisten virtual, digitalisasi bisnis dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu juga, ada beberapa fakta lain tentang teknologi AI yang tidak banyak diketahui. Apa sajakah itu? Nah, Anda bisa lihat pada ulasan di bawah ini.

Fakta Terbaru Tentang Kecerdasan Buatan

Hanya dalam hitungan waktu, kecerdasan buatan bisa menyederhanakan berbagai tugas yang susah dan menyita tenaga manusia. Otomasi bisnis dan industri merupakan salah satu keniscayaan yang harus disiapkan sejak awal. Perusahaan yang mengadopsi teknologi ini berpeluang lebih unggul daripada kompetitor. Yuk, lihat beberapa fakta seputar AI berikut:

1. Investasi AI

Di tahun 2020, jumlah investasi dalam teknologi AI mencapai 86 miliar dolar. Tentunya angka tersebut terus bertambah setiap tahunnya. Investasi selalu tumbuh seiring dengan majunya teknologi, sebab ada banyak manfaat untuk bisnis. Adapun peran kecerdasan buatan untuk industri, yaitu:

● Meningkatnya layanan pelanggan

Melonjaknya penggunaan chatbot guna menjawab pertanyaan pelanggan yang sangat umum yaitu meningkatkan layanan pelanggan. Tentunya bila terjadi masalah bisa diselesaikan dengan mudah dan cepat.

● Proses perekrutan lebih efisien

Semakin banyak perusahaan yang memakai teknologi AI guna menganalisis surat lamaran untuk calon kandidat karyawan pemula, bahkan tidak sedikit perusahaan yang memakai teknologi AI untuk wawancara pertama kali.

2. Penginderaan AI

Pengembangan AI semakin mutakhir dengan sistem penginderaan yang tentunya terinspirasi dari manusia. AI dibuat memiliki sejumlah indra manusia seperti penglihatan dan pendengaran. Misalnya, autofocus atau perintah suara pada lensa kamera pada smartphone.

Tidak hanya itu, ada perkembangan AI yang dapat menyentuh dan mencium. AI bisa mencium bau tertentu semisalnya terjadi kebocoran gas berpeluang mengandung bahaya. Lalu, contoh lainnya yaitu bagaimana sistem AI bisa dimanfaatkan untuk mengecek kesegaran buah lewat aroma dan tekstur kulit buahnya.

3. Menulis dan membaca

Fakta terbaru lainnya mengenai AI yaitu kemampuan untuk menulis dan membaca secara otomatis. Lebih spesifik mengenai membaca, sistem AI tidak hanya menceritakan teks maupun membaca kalimat, tetapi menganalisis teks. Hal tersebut penting sekali untuk revolusi AI.

Teknologi AI bisa menganalisis berbagai sumber secara bersamaan dan bisa menghemat banyak waktu untuk para peneliti yang ada di bidang studi tertentu. Lalu, teknologi AI pun dapat menulis. Salah satunya yaitu Mayar AI Assistant atau biasa dikenal dengan MAIA.

4. Interpretasi aktivitas otak

Fakta tentang teknologi AI selanjutnya yaitu sekarang Anda bisa memakainya untuk menafsirkan gelombang otak dan bisa mengubahnya menjadi sebuah ucapan dan tindakan. Impuls yang terjadi di dalam otak Anda bisa membuat Anda menyuarakan semua kalimat, bahkan bisa bergerak.

5. AI bisa mendiagnosis kanker

Dalam pengecekan metastasis pada kanker payudara yang dikenal LYNA, AI sudah mencapai 99% untuk tingkat keberhasilan. Tentunya sangat luar biasa untuk mengetahui tumor di gambar kelenjar getah bening. Teknologi yang satu ini sangat membantu pada bidang kesehatan.

Sesudah Anda membaca ulasan di atas, tentunya Anda mendapatkan pengetahuan baru mengenai fakta AI yang jarang diketahui, bukan? Dengan demikian, Anda bisa memanfaatkan semua teknologi AI sesuai kebutuhan.